Minat silahkan hubungi : https://www.facebook.com/yuhalini
BUKU ANTOLOGI Dan KARYA SOLO penulis (Yuhalini)
Alhamdulillah puji syukur aku panjatkan kepada Allah subhanahu'atala karena memberikan kepercayaan buat aku untuk menulis (Penulis) dari kesibukan waktu sebagai BMI/TKW namun telah melahirkan karya antologi baik Cerpen maupun Puisi yang sudah terbit tergantikan ke Tangan pembaca. semoga kedepannya untuk tulisanku jauh lebih baik. terima kasih kepada pelanggan setiaku yang mau membeli karyaku. semoga tulisku beserta beberapa penulis yang tercantum di dalam buku ini dapat bermanfaat buat kalian.
Sabtu, 14 November 2015
HARGA DIRI ITU MAHAL+Endor dari Kak Tony Tamsir (Majalah Intai, Radio RTI Taiwan). Pak Triatno (Mahasiswa Taiwan, Ketua Pendidikan Organisasi IPIT), Pak Joy Simon (Manager Majalah Indosuara), Mas Avandi said Seba (Satgas KDEI, Aktivis BMI)
Cover judul : HARGA DIRI ITU MAHAL (Autobiografi)
Karya : Nok Yuli Yuhalini
Karya : Nok Yuli Yuhalini
Revisi cetakan kedua dilengkapi dengan orang-orang penting di Taiwan. Siapakah mereka? yuk gulir dan baca sampai selesai.
Endors.
Untuk Buku ‘buku harrga diri itu mahal’ saya beri apresiasi cukup bagus ceritanya dan endingnya juga ok. Bisa memotivasi pembaca bagimana kita harus mempertahankan harga diri itu, memang harga diri itu mahal, mungkin kritik dan saran bikin bagaimana pembca lebih terkesan tidak jenuh dan bisa menghayati isi cerita tersebut serta bisa terbawa ke dalam alur cerita. (Mahasiswa, Satgas KDEI Taipei- AVENDY SAHID SEBA MasAvendy Sahid Seba
Setelah membaca buku ini, membikin ku terharu, di dalam buku ini Alin membawa kita untuk mengintip pengalaman nya sejak kecil hingga dewasa, dan mengingatkan lagi kepada kita betapa penting nya peran keluarga terhadap jalan hidup seseorang, dan betapa mulianya hati seorang ibu, "surga dibawah telapak kaki ibu" itu salah satu hadist Rasulullah S A W, marilah kita berbakti kepada orang tua kita selagi kita berkesempatan, lika liku hidup Yuhalini patutlah kita jadikan cermin dimana Yuhalini tetap berprestasi yang sangat baik meskipun penuh tantangan, banyak alasan untuk tidak menjadi lebih baik dan maju, tetapi untuk menjadi lebih baik dan maju hanya butuh satu kemauan. Selamat kepada Yuhalini yang telah berhasil menjadi orang yang berprestasi.
(General Manager Majalah INDO SUARA, Joy Simson) Pak Joy Simson
(General Manager Majalah INDO SUARA, Joy Simson) Pak Joy Simson
Kagum deh sama kemampuan mu dalam menuangkan benih-benih pemikiran mu sehingga menghasilkan suatu karya tulis yang sangat diminati. Tapi aku mau juga mau kasih kritikan nih buat kamu, Yang pertama, tanda baca harus pas kontek ya, mohon di perhatikan lagi. Yang kedua, gunakanlah kata-kata yang sehari-hari kamu gunakan di percakapan, supaya serasa hidup dan engga tampak terlalu dibuat-buat. Yang ketiga, jika ingin meninggikan diri(muji diri sendiri atau muji tokoh aku) sebaiknya gunakanlah karakter orang lain untuk menyatakannya, biar ga nampak muji diri sendiri. Dan saran ku, walau sudah bisa menghasilkan buku sendiri, tapi tetap terus belajar dan menbaca buku buku yang sudah exist sebagai referensi kamu menulis supaya tulisan kamu lebih wow lagi. Salam literasi.
(Mahasiswa Sastra Inggris Taiwan, Ketua Pendidikan Organisasi IPIT, Triatno) Ang Try Chekdam
Harga Diri itu Mahal Ada yang melihat ‘kelebihan’ sebagai sebuah ‘kekurangan’, apalagi jika terkait masalah fisik manusia. Tak perlu mengkhawatirkan plus minus fisik manusia, namun hendaknya cemas dan segera perbaiki jika yang ‘kurang’ adalah hati nurani kita. Tulisan Nok Yuli, rendah bersajaha! Namun bagiku, membaca rajutan kata dalam tulisannya, bagaikan tercambuk oleh rantai berduri, menyadarkan diri yang kerap terlena dan terbuai dengan beranggapan diri sendiri lebih dari yang lain. Jika mengetahui semua ‘kekurangan’ yang datang silih berganti dalam panggung langkah hidupnya, maka tulisan ini bisa disebut ‘lebih’ dari sekedar karya seorang lulusan SMP. Namun janganlah terbuai dengan sebutan ‘lebih’, karena langit biru itu tak berbatas jaraknya. Ruang ‘tuk berkarya masih terasa kosong dengan kreasi dan inovasi.
(Tony Thamsir, Radio Taiwan International, INTAI Magazine) Kak Tony Thamsir
Buku ini sangat menginspirasi kita untuk berjuang mengarungi kehidupan dengan menjaga harga diri kita. Harga diri tidak di bandrol dengan harga, sehingga tak ada harga untuk sebuah harga diri dan pastinya tak ada yang mampu membelinya.
(Capten Iwan Wungkul, CEO Pena Group)
(Capten Iwan Wungkul, CEO Pena Group)
Sinopsis
Garis kemiskinan, membuat Ibu beranak tiga meninggalkan kampung halaman demi tujuan mulianya, merangkap sebagai Ibu dan Bapak, sebab suami yang Ia cintai menelantarkan benih perkawinan mereka kepada orangtuanya. Ketiga anaknya di latih berlomba-lomba membentuk jati diri masing-masing di bawah bimbingan nenek dan kakek yang menjadi panutan mereka.
"Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukan sebagian dari pandangannya." (QS: An-Nur: 31). karna prinsip ketiga anak mereka "Harga diri itu mahal."
Anak gadisnya yang paling menonjol bagai pelita di keluarga kecil dengan keterbatasan cacat fisik nyaris di jauhi oleh teman-temannya. karena dianggap makhluk ciptaan Allah yang paling aneh, Siwil. Bagaimana gadis itu menjalani kehidupan bersama masyarakat luas? bagi keluarga yang melihat tersayat sembilu, namun tidak dengan gadis itu yang memiliki nama "Alin". Tegar. sekalipun bertarung dengan nyawanya "Operasi" hal yang mengerikan terjadi pertaruhan antara ketakutan dan cintanya kepada Ibunda untuk mengabulkan cita-cita ibunda tercinta agar dirinya bisa menjadi wanita sempurna.
salam BMI (Berkarya Menulis Inspirasi).
Selasa, 25 Agustus 2015
Dalam Tahajud Cintaku (Kumpulan Cerpen)
Telah Terbit
Buku dari even “Anugerah Cinta-Nya”
Judul :Cintaku Warteg
Penulis : Nok Yuli Yuhalini
Cover: Dalam Tahajud Cintaku
ISBN: 978-602-0897-24-0
Penerbit: Pena Indis
Harga Umum: Rp. 33.000 (Belum Ongkir)
Harga kontributor: 30.000 (Belum Ongkir)
Pre Order= 12 Agustus s/d 20 Agustus 2015
Cara Pesan:
Kirim pesan format: Judul Buku_Nama Pemesan_Alamat lengkap + Kode Pos_No.Hp_Jumlah pesan
Ke nomor Hp: 082113883062 (Sdr. Fandy) atau inbox Fb Pena Indis
Sepenggal Kisah:
Senja nan memikat, bintang gemerlapan menghias langit, bulan pun memberikan kedamaian di relung jiwa. Begitulah pesona ayat-ayat kauni nan indah dari Sang Maha Indah.
Ifa termangu menatap langit lewat jendela kamarnya. Ia teringat kala senja di bulan Ramadhan. Sejak hari pertama menyambut kedatangan bulan itu, tak putus-putusnya dia panjatkan doa. Di heningnya malam dalam sujud panjangnya, insan papa ini terus mengiba pada Rabb-nya, berharap dipertemukan dengan jodoh terbaik pilihan-Nya. Sang pujaan yang kelak diridai orangtua di saat terindah sesuai kehendak-Nya. Doa yang selalu ia lantunkan pada setiap kesempatan di antara doa-doa lainnya. Semua lebur dalam sebuah simfoni kalbu, sebening embun yang menetes di pagi hari, bagai gemericik air di pegunungan yang tak henti-hentinya memberi kesejukan jiwa yang gersang.
Kontributor:
Riyanti binti Rochmad, Chusnul Chan, Michaelmas, Baitul Izzah, Asma Abdilah, Ika Lubis, Mieya Prasetyo, Rahayu Hestiningsih, Intan Mauliddiana, Nok Yuli, Rismaulina Sitanggang, Jamaludin Adrian, Agustina Ridho Utami, Ni’matul Khoiriyyah, Eka Fitriani, Mareza Sutan, Andiati Annisa Fitriani, Afri Azzahra, dan Farida Salsabila.
Salam BMI (Salam Berkarya Menulis Inspirasi)
Buku dari even “Anugerah Cinta-Nya”
Judul :Cintaku Warteg
Penulis : Nok Yuli Yuhalini
Cover: Dalam Tahajud Cintaku
ISBN: 978-602-0897-24-0
Penerbit: Pena Indis
Harga Umum: Rp. 33.000 (Belum Ongkir)
Harga kontributor: 30.000 (Belum Ongkir)
Pre Order= 12 Agustus s/d 20 Agustus 2015
Cara Pesan:
Kirim pesan format: Judul Buku_Nama Pemesan_Alamat lengkap + Kode Pos_No.Hp_Jumlah pesan
Ke nomor Hp: 082113883062 (Sdr. Fandy) atau inbox Fb Pena Indis
Sepenggal Kisah:
Senja nan memikat, bintang gemerlapan menghias langit, bulan pun memberikan kedamaian di relung jiwa. Begitulah pesona ayat-ayat kauni nan indah dari Sang Maha Indah.
Ifa termangu menatap langit lewat jendela kamarnya. Ia teringat kala senja di bulan Ramadhan. Sejak hari pertama menyambut kedatangan bulan itu, tak putus-putusnya dia panjatkan doa. Di heningnya malam dalam sujud panjangnya, insan papa ini terus mengiba pada Rabb-nya, berharap dipertemukan dengan jodoh terbaik pilihan-Nya. Sang pujaan yang kelak diridai orangtua di saat terindah sesuai kehendak-Nya. Doa yang selalu ia lantunkan pada setiap kesempatan di antara doa-doa lainnya. Semua lebur dalam sebuah simfoni kalbu, sebening embun yang menetes di pagi hari, bagai gemericik air di pegunungan yang tak henti-hentinya memberi kesejukan jiwa yang gersang.
Kontributor:
Riyanti binti Rochmad, Chusnul Chan, Michaelmas, Baitul Izzah, Asma Abdilah, Ika Lubis, Mieya Prasetyo, Rahayu Hestiningsih, Intan Mauliddiana, Nok Yuli, Rismaulina Sitanggang, Jamaludin Adrian, Agustina Ridho Utami, Ni’matul Khoiriyyah, Eka Fitriani, Mareza Sutan, Andiati Annisa Fitriani, Afri Azzahra, dan Farida Salsabila.
Salam BMI (Salam Berkarya Menulis Inspirasi)
Jalan Surgaku (Kumpulan Cerpen)
Telah Terbit
Buku Antologi Cerpen Event Surga Cinta di Hari Kemenangan
Judul Cerpen: Montelun
Penulis Kontributor : Nok Yuli Yuhalini
Judul Buku: Jalan Surgaku
Penerbit: Pena Indis
Distributor: Indis Smart Publisher
ISBN: 978-602-0897-30-1
Desain: Fandy Said
Editing: Nitha Ayesha
Harga Umum: 40.000 (Belum Ongkir)
Harga kontributor= 37.000 (Belum Ongkir)
PRE ORDER: 25 Agustus s/d 3 September 2015
Free Sertifikat cetak bagi kontributor yang memesan
CARA PESAN:
Kirim pesan dengan format:
Judul Buku_Nama Pemesan_Alamat lengkap + Kode Pos_No. Hp_Jumlah Pesanan
Ke Inbox ke fb Indis Smart Publisher atau sms ke no.hp: 085340746537 a.n Sdri. Putri
Sepenggal Kisah:
“Siapa namamu?” Akhirnya aku berhasil mengatakan satu kalimat itu padanya, setelah sekian lama kupendam dan menyiksaku dengan terus berkutat dalam benak. Satu kalimat tanya, sederhana sebenarnya, tapi begitu mengusik bermalam-malam sejak kami menjadi Regu Perwira dari kampus untuk membagikan zakat dan makanan sahur ke pelosok kota.
Aku menanti dengan dungu, ia tak juga membalas pertanyaanku. Ia terus sibuk mendata beberapa zakat untuk disalurkan ke desa selanjutnya. Lalu lalang orang di sekeliling semakin membuatku terlihat bodoh karena berdiri di tengah jalan. Hening. Tetap tak ada jawaban.
Aku tahu aku hanya terdengar “murahan” dengan menanyakan nama seorang pria yang bahkan belum lama kulihat. Kami memang hanya berada dalam satu regu. Titik. Tidak lebih, tidak kurang. Tidak saling kenal, meski berasal dari kampus yang sama. Dia menoleh ke kanan dan kiri, sepertinya menghitung jumlah zakat, dan nampak sangat kaget ketika melihatku yang berdiri di sampingnya.
Kontributor:
Den Raana, Farida Salsabila, Fitri Hamra, Ratih Maryam, Jaka Sandara, Aziz Nur Ikhsan, Eka Imbia Agus Diartika, Gani Erisandi Yojanvia, Muhammad EL Malka, Yeyet Nurhayati, Maya Firdausi, Nikita, Apriyani Putri, Saepullah, Firdaus al-Muqaddas, Puji Lestari, Rahma Hayati Harahap, Maliehatul Ulfah, Nur Rahmah AR, Nok Yuli, dan Brave Hearts
Distributor: Indis Smart Publisher
ISBN: 978-602-0897-30-1
Desain: Fandy Said
Editing: Nitha Ayesha
Harga Umum: 40.000 (Belum Ongkir)
Harga kontributor= 37.000 (Belum Ongkir)
PRE ORDER: 25 Agustus s/d 3 September 2015
Free Sertifikat cetak bagi kontributor yang memesan
CARA PESAN:
Kirim pesan dengan format:
Judul Buku_Nama Pemesan_Alamat lengkap + Kode Pos_No. Hp_Jumlah Pesanan
Ke Inbox ke fb Indis Smart Publisher atau sms ke no.hp: 085340746537 a.n Sdri. Putri
Sepenggal Kisah:
“Siapa namamu?” Akhirnya aku berhasil mengatakan satu kalimat itu padanya, setelah sekian lama kupendam dan menyiksaku dengan terus berkutat dalam benak. Satu kalimat tanya, sederhana sebenarnya, tapi begitu mengusik bermalam-malam sejak kami menjadi Regu Perwira dari kampus untuk membagikan zakat dan makanan sahur ke pelosok kota.
Aku menanti dengan dungu, ia tak juga membalas pertanyaanku. Ia terus sibuk mendata beberapa zakat untuk disalurkan ke desa selanjutnya. Lalu lalang orang di sekeliling semakin membuatku terlihat bodoh karena berdiri di tengah jalan. Hening. Tetap tak ada jawaban.
Aku tahu aku hanya terdengar “murahan” dengan menanyakan nama seorang pria yang bahkan belum lama kulihat. Kami memang hanya berada dalam satu regu. Titik. Tidak lebih, tidak kurang. Tidak saling kenal, meski berasal dari kampus yang sama. Dia menoleh ke kanan dan kiri, sepertinya menghitung jumlah zakat, dan nampak sangat kaget ketika melihatku yang berdiri di sampingnya.
Kontributor:
Den Raana, Farida Salsabila, Fitri Hamra, Ratih Maryam, Jaka Sandara, Aziz Nur Ikhsan, Eka Imbia Agus Diartika, Gani Erisandi Yojanvia, Muhammad EL Malka, Yeyet Nurhayati, Maya Firdausi, Nikita, Apriyani Putri, Saepullah, Firdaus al-Muqaddas, Puji Lestari, Rahma Hayati Harahap, Maliehatul Ulfah, Nur Rahmah AR, Nok Yuli, dan Brave Hearts
Senin, 01 Juni 2015
BAHAGIA MENJADI ANAK TIRI (Cerpen dan Puisi, Antologi)
Telah terbit...
Bahagia Menjadi Anak Tiri
By Nok Yulii dan Sahabat Pena, 2015
Editor : Nok Yuli Yuhalini
Setting dan Layout : Goresan Pena Publishing
Desain Sampul : C. I. Wungkul
ISBN : 978-602-364-020-1
Cet. I, Mei 2015
viii + 123 hlm. ; 14 x 21 cm
Diterbitkan Oleh :
Goresan Pena
Jl. Jami no. 230 Sindangjawa – Kadugede - Kuningan – Jawa Barat 45561
Phone : 085-221-422-416 Email : goresanpena2012@gmail.com
Website : www.goresanpena2012.blogsp ot.com
Harga : Rp. 35.000,- (Penulis : Rp. 31.500,-)
SINOPSIS
Sudah menjadi hal biasa untukku mendengar suara bentakan seperti itu. Aku tak takut sedikitpun. Kakiku terus berjalan menuju pintu. Kuabaikan sosoknya yang sedang duduk menonton televisi di ruang tamu. Tak kuhiraukan pula pertanyaannya. Hingga suara gebrakan meja menghentikan langkahku.
(Penulis: Rainny Aini)
Tanpa kusadari keluar lagi titik-titik air di mataku. Tak pernah kusangka aku akan mendapatkan hadiah seindah ini.“Tante, maaf. Aku telah salah menilai Tante, Elsa dan Kak Rio. Ternyata memang kalian baik. Tapi maaf Tante, Tante tak bisa nggantiin Mama.” “Tante mengerti kok,” dia tersenyum. Aku melanjutkan ucapanku, “tapi b oleh nggak kalau aku panggil tante Bunda?” “Boleh sayang. Bunda justru senang sekali.” Akupun memeluk Bundaku erat-erat. “Aku sayang Bunda.”
(Penulis: W. Subaning Tyas W.)
Dihari itu aku sadar, tidak semua ibu tiri jahat. Itu semua tergantung bagaimana kita membuka hati kita untuk dapat menerima seseorang yang baru. Dan bagaimana kita dapat memberikan ketulusan kepada orang lain. Karena hati yang tulus akan menumbuhkan cinta dan kasih sayang. Dan dapat meluluhkan hati sekeras batu karang sekalipun. (penulis: Meri hapsariana)
Selain “Bahagia menjadi anak tiri” terdapat kumpulan Puisi dari “SUMMER TRIP ORGANISASI IPIT PUISI BUS SATU DAN DUA YILAN, FORMOSA” puisi anak Buruh Migran Indonesia, Taiwan.
Salam BMI (Salam Berkarya Menulis Inspirasi.
untuk kisah selanjutnya, miliki segera, selamat membaca.
Kontributor:1) RAINNY AINI
2) AOIRISUKA
3) JAY WIJAYANTI
4) NurmaSF
5) Aliatur Rohmah
6) W. SUBANING TYAS W.
7)Jassy Ae
8) Meri hapsariana
9) Arifatul Bahirah
10) Aziza Zuhroh Sya'bandiyah
11)MUFINGATUN
12) PRAHAR LEE
13)- Yant Umar Ismail
14) ANNISA RIDHA HAYATI
15)EL Malka
16)SELVI LISTYANINGSIH\
17)RIZKI MARETIA NOVI BARUS
18) WAHYU ARIYANTI
NON FIKSI (kisah nyata)
1) INTAN SURYA ANDANI
2) ANIK SUJIATIN
3) Etty Diallova Pratama
4) SELVI LISTYANINGSIH
5) NOVITA DWI WURIANTI
KONTRIBUTOR
SUMMER TRIP ORGANISASI IPIT PUISI
BUS 1 YILAN, FORMOSA
1) Lause computer (Organisasi IPIT)
2) KhairulAman Chayank Liliesuryanti
3) Pramiyah
4) Indayani
5) Kaneri Qhann Nary
6) Anita
7) Kartini Denis Fitriana
8) Taryunah Nadiyahgopret Nana
9) Ali Try chekdam Try Chekdam
10) Wielove Widia Kristi S
KONTRIBUTOR
SUMMER TRIP ORGANISASI IPIT PUISI
BUS 2 YILAN, FORMOSA
1) Maria Maria Wahid
2) Renawati
3) Lilis suryani
4) Eka
5) Riska Wahyuni
6) Sri mulyaningsih
7) Tri winar
Bahagia Menjadi Anak Tiri
By Nok Yulii dan Sahabat Pena, 2015
Editor : Nok Yuli Yuhalini
Setting dan Layout : Goresan Pena Publishing
Desain Sampul : C. I. Wungkul
ISBN : 978-602-364-020-1
Cet. I, Mei 2015
viii + 123 hlm. ; 14 x 21 cm
Diterbitkan Oleh :
Goresan Pena
Jl. Jami no. 230 Sindangjawa – Kadugede - Kuningan – Jawa Barat 45561
Phone : 085-221-422-416 Email : goresanpena2012@gmail.com
Website : www.goresanpena2012.blogsp
Harga : Rp. 35.000,- (Penulis : Rp. 31.500,-)
SINOPSIS
Sudah menjadi hal biasa untukku mendengar suara bentakan seperti itu. Aku tak takut sedikitpun. Kakiku terus berjalan menuju pintu. Kuabaikan sosoknya yang sedang duduk menonton televisi di ruang tamu. Tak kuhiraukan pula pertanyaannya. Hingga suara gebrakan meja menghentikan langkahku.
(Penulis: Rainny Aini)
Tanpa kusadari keluar lagi titik-titik air di mataku. Tak pernah kusangka aku akan mendapatkan hadiah seindah ini.“Tante, maaf. Aku telah salah menilai Tante, Elsa dan Kak Rio. Ternyata memang kalian baik. Tapi maaf Tante, Tante tak bisa nggantiin Mama.” “Tante mengerti kok,” dia tersenyum. Aku melanjutkan ucapanku, “tapi b oleh nggak kalau aku panggil tante Bunda?” “Boleh sayang. Bunda justru senang sekali.” Akupun memeluk Bundaku erat-erat. “Aku sayang Bunda.”
(Penulis: W. Subaning Tyas W.)
Dihari itu aku sadar, tidak semua ibu tiri jahat. Itu semua tergantung bagaimana kita membuka hati kita untuk dapat menerima seseorang yang baru. Dan bagaimana kita dapat memberikan ketulusan kepada orang lain. Karena hati yang tulus akan menumbuhkan cinta dan kasih sayang. Dan dapat meluluhkan hati sekeras batu karang sekalipun. (penulis: Meri hapsariana)
Selain “Bahagia menjadi anak tiri” terdapat kumpulan Puisi dari “SUMMER TRIP ORGANISASI IPIT PUISI BUS SATU DAN DUA YILAN, FORMOSA” puisi anak Buruh Migran Indonesia, Taiwan.
Salam BMI (Salam Berkarya Menulis Inspirasi.
untuk kisah selanjutnya, miliki segera, selamat membaca.
Kontributor:1) RAINNY AINI
2) AOIRISUKA
3) JAY WIJAYANTI
4) NurmaSF
5) Aliatur Rohmah
6) W. SUBANING TYAS W.
7)Jassy Ae
8) Meri hapsariana
9) Arifatul Bahirah
10) Aziza Zuhroh Sya'bandiyah
11)MUFINGATUN
12) PRAHAR LEE
13)- Yant Umar Ismail
14) ANNISA RIDHA HAYATI
15)EL Malka
16)SELVI LISTYANINGSIH\
17)RIZKI MARETIA NOVI BARUS
18) WAHYU ARIYANTI
NON FIKSI (kisah nyata)
1) INTAN SURYA ANDANI
2) ANIK SUJIATIN
3) Etty Diallova Pratama
4) SELVI LISTYANINGSIH
5) NOVITA DWI WURIANTI
KONTRIBUTOR
SUMMER TRIP ORGANISASI IPIT PUISI
BUS 1 YILAN, FORMOSA
1) Lause computer (Organisasi IPIT)
2) KhairulAman Chayank Liliesuryanti
3) Pramiyah
4) Indayani
5) Kaneri Qhann Nary
6) Anita
7) Kartini Denis Fitriana
8) Taryunah Nadiyahgopret Nana
9) Ali Try chekdam Try Chekdam
10) Wielove Widia Kristi S
KONTRIBUTOR
SUMMER TRIP ORGANISASI IPIT PUISI
BUS 2 YILAN, FORMOSA
1) Maria Maria Wahid
2) Renawati
3) Lilis suryani
4) Eka
5) Riska Wahyuni
6) Sri mulyaningsih
7) Tri winar
Senin, 16 Maret 2015
PAHLAWAN KAU CAHAYA YANG TAK PERNAH REDUP (Antologi Puisi)
Alahmdulillah, TELAH TERBIT.
Karya; Nok Yuli dan kawan-kawan
(Yang bisa memegang bukunya Ibuku dirumah, aku hanya bisa merasakan bahagia, bersyukur dan semangat lagi untuk membuat karya terbaru baik solo maupun mengikuti event dari beberapa juri dan penerbit lain,)
salam BMI (Salam Berkarya Menulis Inspirasi)
sinopsis;
Pahlawan bukan semata identik dengan angkat senjata di medan perang, pahlawan hari ini ada dimana saja bahkan dihadapan kita. mereka bisa ibu, ayah, tukang ojeg, nelayan, buruh, atau siapa saja yang berjasa pada hidup kita.
Puisi puisi di buku ini, menulis sisi lain "Pahlwan" itu lewat untaian diksi yang kaya estetika.
"Pahlawan, Kau Cahaya yang Tak Pernah Redup".
Antologi Puisi bertema "Pahlawan".
19 Penulis.
ISBN 978-602-335-016-2.
Antologi Puisi bertema "Pahlawan".
19 Penulis.
ISBN 978-602-335-016-2.
Selasa, 03 Maret 2015
MERAYU PANCAROBA (Puisi)
TELAH TERBIT
Penulis: Nok Yuli Yuhalini Dan Buruh Migran Indonesia
Cover: MERAYU PANCAROBA
(Kumpulan Puisi Antologi suara hati buruh migran)
Tebal Buku: 110 halaman
Ukuran buku: 14 x 20 cm
No. ISBN:
Penerbit: Pena Indhis
E-mail: pena_Indhis@yahoo.co.id
Harga Umum: Rp 36.100
Harga Kontributor: Rp. 34.000
(Belum Ongkir)
Langganan:
Komentar (Atom)






